Obat, Jika Tidak Dipergunakan Dengan Benar Akan Menjadi Racun

Taukah anda,,,,obat itu apa…?

Obat adalah bahan atau campuran bahan yang dapat digunakan sebagai pencegahan penyakit dan pengobatan penyakit. Akan tetapi, obat juga dapat menjadi racun bila tidak digunakan dengan benar.

Kami dari Instalasi Farmasi Rumah Sakit Orthopaedi Purwokerto akan memberikan sedikit informasi tentang bagaimana penggunaan obat yang tepat. Ada beberapa hal yang mungkin belum dipahami. Seperti apa saja yang perlu diperhatikan pada saat kita menetapkan jenis obat yang dibutuhkan :

  1. Gejala atau keluhan penyakit
  2. Kondisi khusus misalnya hamil, menyusui, bayi, lanjut usia, diabetes mellitus dan lain-lain.
  3. Pengalaman alergi atau reaksi yang tidak diinginkan terhadap obat tertentu.
  4. Nama obat, zat berkhasiat, kegunaan, cara pemakaian, efek samping dan interaksi obat yang dapat dibaca pada etiket atau brosur obat.
  5. Pilihlah obat yang sesuai dengan gejala penyakit dan tidak ada interaksi obat dengan obat yang sedang diminum.

Selanjutnya…….

Cara Penggunaan Obat,

  1. Penggunaan obat tidak untuk pemakaian secara terus menerus.
  2. Gunakan obat sesuai dengan anjuran yang tertera pada etiket atau brosur.
  3. Bila obat yang digunakan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, hentikan penggunaan dan tanyakan kepada Apoteker dan Dokter.
  4. Hindarkan menggunakan obat orang lain walaupun gejala penyakit sama.
  5. Untuk mendapatkan informasi penggunaan obat yang lebih lengkap, tanyakan kepada Apoteker.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalan : “Bagaimana Cara Pemakaian Obat Yang Tepat” .

Obat digunakan sesuai dengan petunjuk penggunaan, pada saat yang tepat dan dalam jangka waktu terapi sesuai dengan anjuran.

  1. Minum Obat sesuai waktunya
  2. Bila anda sedang hamil atau menyusui, tanyakan obat yang sesuai
  3. Gunakan obat sesuai dengan cara penggunaannya
  4. Minumlah obat sampai habis (terutama Antibiotik)

Kemudian ada Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam aturan pakai obat yaitu :

  1. Waktu Minum Obat
  2. Sebelum, Sewaktu atau Sesudah Makan
  3. Takaran Yang Sesuai
  4. Sebaiknya Minum Obat dengan Air Putih

Disisni bisa kita perjelas lagi tentang pengertian diatas :

  1. Waktu minum Obat

1 X 1   : Diminum tiap 24 jam

Contoh : Minum obat tiap jam : 07.00

2 X 1   : Diminum tiap 12 jam

Contoh : Minum obat jam : 07.00 – 19.00

3 X 1   : Diminum tiap 8 jam

Contoh : Minum obat jam : 07.00 – 15.00 – 23.00

4 X 1   : Diminum tiap 6 jam

Contoh : Minum obat jam : 07.00 – 13.00 – 19.00 – 01.00

Bagaimana kalau kita lupa meminum obatnya…..

  1. Jangan meminum 2 dosis sekaligus
  2. Jika lupa minum ±1 jam bisa segera diminum
  3. Jika sudah >2 jam Bisa segera diminum / minum pada jam berikutnya
  4. Sebelum, Sewaktu atau Sesudah Makan
    1. Sebelum Makan     : ½ jam atau 1 jam setelah makan (Contoh : Antasida Doen)
    2. Sewaktu Makan    : Setelah suapan pertama (Contoh : Obat Antidiabetes)
    3. Seudah Makan      : ½ jam atau 1 jam sesudah makan (Contoh : Antalgin)
  5. Takaran Yang Sesuai
    1. 1 sendok teh          : takaran 5 ml
    2. 1 sendok makan    : takaran 15 ml

Yang perlu diperhatikan, janganlah menggunakan sendok teh atau sendok makan yang ada dirumah, karena sendok yang yang anda punya bukanlah sendok ukuran. Belum tentu sendok bapak ibu dirumah sama dengan sendok yang saya punya, jadi untuk menyesuaikan gunakalah sendok takar, pipet yang berukuran.

  1. Sebaiknya Minum Obat dengan Air Putih

Jangan minum obat dengan air teh, kopi atau bahkan minuman bersoda.

Semoga informasi yang kami berikan dapat bermanfaat. Apabila terdapat pertanyaan mengenai obat, dapat menghubungi instalasi farmasi RSOP di nomor telephone RSOP (0281) 6844166. (Rini)

Author Info

RSOP

RSOP

No Comments

Post a Comment